Close Menu
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • OLAH RAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • DUNIA ISLAM
  • ADVERTORIAL

Apel Kasatwil di Cikeas, Kapolri Minta Polri Lebih Responsif dan Adaptif Layani Masyarakat

November 24, 2025

Aceh Utara Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Alam Selama 54 Hari, Pengungsi Terus Bertambah

November 24, 2025

Kunker ke Lhokseumawe, Kapolda Aceh Serahkan Bingkisan untuk Eks Kombatan GAM

November 18, 2025

Tgk. Sibak Agam Kembali Guncang Blang Poroh, Empat Tahun Berturut-Turut Jadi Magnet Dakwah Maulid

September 4, 2025

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Apel Kasatwil di Cikeas, Kapolri Minta Polri Lebih Responsif dan Adaptif Layani Masyarakat
  • Aceh Utara Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Alam Selama 54 Hari, Pengungsi Terus Bertambah
  • Kunker ke Lhokseumawe, Kapolda Aceh Serahkan Bingkisan untuk Eks Kombatan GAM
  • Tgk. Sibak Agam Kembali Guncang Blang Poroh, Empat Tahun Berturut-Turut Jadi Magnet Dakwah Maulid
  • Wali Kota Lhokseumawe Jalin Sinergi dengan BRMP Kementerian Pertanian
  • 406 Napi Lapas Lhokseumawe Diusulkan Terima Remisi HUT ke-80 RI, Tiga Langsung Bebas
  • Tangkal Ajaran Sesat, Ayah Wa Ajak Warga Aceh Utara Jaga Generasi Muda
  • Lhokseumawe Nol Kecelakaan Selama Operasi Patuh Seulawah 2025
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp Telegram
metropost.idmetropost.id
  • HOME
  • DAERAH

    Aceh Utara Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Alam Selama 54 Hari, Pengungsi Terus Bertambah

    November 24, 2025

    Kunker ke Lhokseumawe, Kapolda Aceh Serahkan Bingkisan untuk Eks Kombatan GAM

    November 18, 2025

    Tgk. Sibak Agam Kembali Guncang Blang Poroh, Empat Tahun Berturut-Turut Jadi Magnet Dakwah Maulid

    September 4, 2025

    406 Napi Lapas Lhokseumawe Diusulkan Terima Remisi HUT ke-80 RI, Tiga Langsung Bebas

    Agustus 7, 2025

    Tangkal Ajaran Sesat, Ayah Wa Ajak Warga Aceh Utara Jaga Generasi Muda

    Agustus 7, 2025
  • NASIONAL

    Apel Kasatwil di Cikeas, Kapolri Minta Polri Lebih Responsif dan Adaptif Layani Masyarakat

    November 24, 2025

    Wali Kota Lhokseumawe Jalin Sinergi dengan BRMP Kementerian Pertanian

    Agustus 7, 2025

    Dana Desa Tahap II 2025 Tak Cair Jika Koperasi Merah Putih Belum Terbentuk

    Mei 16, 2025

    Gempa Aceh 6,2 Terasa Hingga ke Pulau Pinang Malaysia

    Mei 11, 2025

    Bahas Investasi, Wali Kota Lhokseumawe dan Bupati Aceh Utara Jumpai PT Wilmar Jakarta

    Mei 11, 2025
  • INTERNASIONAL
  • OLAH RAGA

    Prediksi Real Madrid Vs AC Milan, El Real Unggul

    November 5, 2024

    Ayo Ramaikan Lhokseumawe Adventure Bike Race

    Oktober 9, 2024

    Akhirnya, Timnas Indonesia U-20 Lolos ke Piala Asia 2025

    September 30, 2024

    Puluhan Pelajar dan Mahasiswa Ikut Seminar Kepemudaan di Lhokseumawe

    September 29, 2024

    Museum MotoGP Pertama di Dunia Hadir di Mandalika

    September 29, 2024
  • OTOMOTIF

    Rexco Luncurkan Dua Produk Baru di GIIAS 2024, Ini Diskon Spesial

    Juli 20, 2024

    Buruan Promo Akhir Tahun,Banyak Potongan Bagi Pembeli Mobil Toyota

    Desember 20, 2019

    Mesin 4-Silinder Kawasaki Ninja ZX-25R Tembus 20 Ribu RPM

    Desember 20, 2019

    Kijang Innova Facelift Diharapkan Meluncur 2020

    Desember 20, 2019
  • OPINI

    Menapaki Jalan Pendidikan Vokasi: 37 Tahun PNL sebagai Mercusuar Mencetak Lulusan Berdaya Saing

    Oktober 4, 2024

    Pentingnya Memahami Makna APPLE dalam Public Speaking

    Agustus 12, 2024

    Judi Online, On yang Tidak Line

    Juli 26, 2024
  • DUNIA ISLAM

    Tgk. Sibak Agam Kembali Guncang Blang Poroh, Empat Tahun Berturut-Turut Jadi Magnet Dakwah Maulid

    September 4, 2025

    Tangkal Ajaran Sesat, Ayah Wa Ajak Warga Aceh Utara Jaga Generasi Muda

    Agustus 7, 2025

    Sayuti Abubakar Tagih Janji Mualem Rp 100 Miliar untuk Kota Lhokseumawe

    Februari 19, 2025

    Husaini POM Hadiri Perayaan Maulid Akbar di SMKN 1 Lhokseumawe

    Desember 3, 2024

    Danrem Lilawangsa: MTQ Menjadi Minat Membaca Al-Qur’an Bagi Pemuda

    November 25, 2024
  • ADVERTORIAL
metropost.idmetropost.id
Home»INTERNASIONAL»Bom Mobil Tewaskan 44 Polisi di Kashmir India
INTERNASIONAL

Bom Mobil Tewaskan 44 Polisi di Kashmir India

REDAKSI METROPOSTBy REDAKSI METROPOSTDesember 20, 2019Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

METROPOST.ID– Seorang pembom bunuh diri menabrakkan mobilnya ke sebuah bus yang membawa polisi India di Kashmir, menewaskan 44 orang. Ini adalah serangan paling mematikan dalam beberapa dekade terhadap pasukan keamanan di wilayah yang disengketakan. Insiden ini juga cenderung meningkatkan ketegangan dengan negara tetangga Pakistan.

Ledakan itu terdengar hingga beberapa mil jauhnya, menurut saksi mata. Mohammad Yunis, seorang jurnalis yang tiba di lokasi beberapa menit kemudian, mengatakan kepada Reuters bahwa dia melihat darah dan bagian-bagian tubuh tersebar di sepanjang 100 meter jalan raya.

Gambar-gambar televisi menunjukkan mobil yang hancur di tengah reruntuhan dan salju di sekitar lokasi. Foto-foto menunjukkan puluhan polisi memeriksa kendaraan yang rusak dan seorang polisi terlihat membawa penutup plastik dengan senjata di dalamnya. Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan pelaku bom bunuh diri, dan memperlihatkan seorang pria muda memegang senjata dan mengancam akan lebih banyak serangan. Namun video tersebut tidak dapat memverifikasi secara independen keasliannya.

“Saya mengutuk keras serangan pengecut ini. Pengorbanan personel keamanan kami yang berani tidak akan sia-sia,” kata Perdana Menteri Narendra Modi dalam sebuah tweet seperti dilansir dari Reuters, Jumat (15/2/2019). Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk India juga mengutuk serangan itu dan menyampaikan belasungkawa.

“Amerika Serikat berdiri di samping India dalam menghadapi teror dan mengalahkannya,” kata Duta Besar Ken Juster dalam sebuah tweet.
Arun Jaitley, seorang menteri senior di kabinet Modi, menyebut serangan itu sebagai tindakan pengecut dan mengatakan India akan membalas. “Teroris akan diberi pelajaran yang tak terlupakan untuk tindakan keji mereka,” kata Jaitley dalam tweetnya.

Kelompok militan Islam yang berbasis di Pakistan Jaish-e-Mohammad (JeM) mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap konvoi Pasukan Cadangan Pusat di Jammu dan jalan raya utama Kashmir, kata kantor berita GNS setempat. Dalam sebuah pernyataan yang dibawa oleh kantor berita GNS, seorang juru bicara kelompok Jaish-e-Mohammad mengatakan puluhan kendaraan pasukan keamanan hancur dalam serangan itu.

Jaish-e-Mohammad, salah satu kelompok militan paling kuat yang beroperasi di Kashmir. Kelompok ini disalahkan atas serangan pada 2001 terhadap parlemen India yang menyebabkan India mengerahkan militernya ke perbatasan dengan Pakistan. Kashmir adalah wilayah mayoritas Muslim di yang menjadi jantung permusuhan India-Pakistan selama puluhan tahun. Kedua negara bertetangga itu memerintah sebagian wilayah sambil mengklaim seluruh wilayah sebagai milik mereka.

Pasukan India secara sporadis memerangi gerilyawan Islam di pegunungan Kashmir sejak pemberontakan bersenjata tahun 1989 di mana puluhan ribu orang terbunuh, tetapi pemboman mobil jarang terjadi. India menuduh Pakistan memberikan dukungan materi kepada militan. Islamabad mengatakan hanya menawarkan dukungan moral dan diplomatik untuk Muslim Kashmir dalam perjuangan mereka untuk menentukan nasib sendiri.

Serangan besar terakhir di Kashmir adalah pada tahun 2016 ketika para militan menyerbu sebuah kamp tentara India di Uri yang menewaskan 20 tentara. Ketegangan dengan Pakistan meningkat setelah insiden itu ketika New Delhi mengatakan para penyerang datang dari Pakistan untuk melakukan serangan. Pakistan membantah terlibat.

Serangan ini dapat menempatkan Modi, yang menghadapi pemilihan umum pada Mei mendatang, di bawah tekanan politik untuk bertindak terhadap militan dan Pakistan. Randeep Singh Surjewala, juru bicara partai oposisi utama Kongres, menuduh Modi berkompromi terkait keamanan negaranya.

“Nol aksi politik & nol kebijakan untuk mengatasi teror telah menyebabkan situasi keamanan yang mengkhawatirkan,” kata Surjewala dalam salah satu dari serangkaian tweet. Kanwal Sibal, seorang mantan diplomat top, mengatakan tanggapan diplomatik dari India tidak akan cukup. “Mereka harus melakukan sesuatu kalau tidak saya pikir akan sangat sulit bagi pemerintah untuk menyerap pukulan ini dan terlihat tidak melakukan apa-apa,” kata Sibal kepada Reuters. (mp/sindonews)

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
REDAKSI METROPOST

Related Posts

Gempa Aceh 6,2 Terasa Hingga ke Pulau Pinang Malaysia

Mei 11, 2025

Presiden Prabowo Subianto Tiba di Washington DC

November 11, 2024

Kamala dan Trump Bersaing Ketat di Pemilu Amerika Serikat

November 5, 2024
Leave A Reply Cancel Reply

Ikuti Kami untuk Pembaruan
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Berita Terkini

Apel Kasatwil di Cikeas, Kapolri Minta Polri Lebih Responsif dan Adaptif Layani Masyarakat

November 24, 2025

Aceh Utara Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Alam Selama 54 Hari, Pengungsi Terus Bertambah

November 24, 2025

Kunker ke Lhokseumawe, Kapolda Aceh Serahkan Bingkisan untuk Eks Kombatan GAM

November 18, 2025

Tgk. Sibak Agam Kembali Guncang Blang Poroh, Empat Tahun Berturut-Turut Jadi Magnet Dakwah Maulid

September 4, 2025
Our Picks

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Don't Miss
NASIONAL

Apel Kasatwil di Cikeas, Kapolri Minta Polri Lebih Responsif dan Adaptif Layani Masyarakat

By redaksiNovember 24, 20250

METROPOST.ID-Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan arahan dalam Apel Kasatwil 2025 yang digelar di Mako…

Aceh Utara Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Alam Selama 54 Hari, Pengungsi Terus Bertambah

November 24, 2025
metropost.id
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Hubungi Kami
© 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Ad Blocker Enabled!
Ad Blocker Enabled!
Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.