METROPOST.ID-Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini POM, S.E., memakaikan kupiah meukeutop dan menyerahkan rencong Aceh untuk Kapolres Lhokseumawe yang baru AKBP Dr. Ahzan.
Hal itu dilakukan dalam acara pisah sambut dan peusijuek Kapolres Lhokseumawe di Meuligoe Bupati Aceh Utara, Sabtu malam (12/4). AKBP Dr. Ahzan menggantikan Kapolres lama AKBP Henki Ismanto yang mendapatkan tugas baru sebagai Wakapolresta Banda Aceh.
Sedangkan, AKBP Ahzan sebelumnya menjabat sebagai Kanit 4 Subnit V Dittipidnakoba Bareskrim Polri.
Acara yang berlangsung dengan penuh keakraban ini diawali pemasangan Kupiah Meukeutop dan Rencong serta selempang oleh Wakil Wali Kota Lhokseumawe Husaini beserta istri Ny. Sakinah Husaini kepada Kapolres AKBP Ahzan dan istri Ny. Ita Ahzan.
Selanjutnya dilaksanakan prosesi Peusijuek yang dilakukan oleh Majelis Adat Aceh (MAA) Lhokseumawe dan MPU. Prosesi ini menjadi simbol harapan dan doa untuk kesuksesan Kapolres yang baru.

Dalam keterangannya, Wakil Wali Kota Lhokseumawe Husaini menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada AKBP Henki Ismanto atas pengabdian dan kontribusinya hampir tiga tahun dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Lhokseumawe. Apalagi, saat pemilu presiden, pemilu legislatif hingga Pemilukada berjalan aman dan kondusif dalam wilayah hukum Polres Lhokseumawe.
Eks Pejuang Aceh Merdeka ini, juga mengucapkan selamat datang kepada Kapolres yang baru, seraya berharap kerja sama dan koordinasi antara Polres dan Pemerintah Kota Lhokseumawe dapat terus berjalan harmonis dan semakin kuat.
“Atas nama Pemerintah Kota Lhokseumawe dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak AKBP Henki Ismanto atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di Lhokseumawe. Selamat bertugas di tempat yang baru. Dan kepada Bapak AKBP Ahzan, kami ucapkan selamat datang. Semoga sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin selama ini bisa terus ditingkatkan,” ucap Husaini.
Dalam acara itu juga turut dihadiri oleh Bupati Aceh Utara Ayah Wa dan Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi Panyang, Ketua DPRK Aceh Utara, Arafat Ali, para unsur Forkopimda Plus Lhokseumawe dan Aceh Utara, para pejabat Pemerintah Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara, serta tokoh organisasi dan masyarakat.(mp)

